Artikel

Lupakan

Mawar putih berduri….

Gemuruhnya memecah hening malam….

Angin dingin merasuk dada yang mulai sesak pengap…

Menemani raga yang dibalut kesepian….

Meringkuk sembari terbang tak jelas arah….

Kenapa….

Kenapa kesendirianku menantang kelaki lakianku…

Menggiring konyolnya ego…

Yang terus menyiksa merajam menusuk batin…

Dan Cuma aku yang tahu bahasa derita ini…..

Disini aku terpaku menghitung waktu…

Disana gadisku sedang memadu kasih…

Dengan seseorang yang telah mengikatnya…

Tanpa kuasa ku melepasnya….

Sejenak ku katupkan kedua mataku…

Kudengar kan nurani yang sedang memainkan kebijaksanaannya….

Lantang menghentak membentak sambil memaksaku menjawab….

Samapai kapan kau berada di hutan terlarang…..

Sudahi saja..jika waktumu ingin lebih berbobot…

Iyaa…aku pun mulai tersadar …..

Yang tak semestinya ini,selayaknya ku purnakan…